Kamis, November 24, 2011

Cinta Terpendam

Kadang aku bertanya, tanya dalam hati
apakah kau sebodoh itu
tak juga menyadari
semua yang kurasakan, kurasakan padamu

Pernah aku berpikir untuk nyatakan saja,
tak pedulikan semua
tapi lidahku kelu
setiap kau berada tepat di hadapanku
Perasaan yang kupendam padamu
lebih dalam dari yang engkau tahu
jika kau mau membuka pintu hatimu
percayalah nanti kau pasti akan tahu

Seluruh waktu yang kubagi denganmu
sungguh indah dan berarti bagiku
aku masih berharap kau akan mengerti
aku ada disini untuk kau miliki

Pernah aku berpikir untuk nyatakan saja
tak pedulikan semua
tapi lidahku kelu
setiap kau bertanya "kamu kenapa"








*cuma copas di google :D 
abisnya kena banget sih :)) 
buat yg ciptain gue izin post ya?? :P

Rabu, November 09, 2011

JENUH!

seperti malam sebelumnya
ku terpaku menatap laptop yang berada di meja belajarku
dengan alunan musik kesayanganku yang terus berbunyi menutupi segala isinya

kenanganku kembali ke masa itu
masa dimana saat kita bersama dalam suatu keluarga indah
saat dimana kata "ma, napa kakak!" dan "ma, napa ade!" selalu terdengar dalam rumah ini
lamunanku tertuju pada satu titik dimana senyuman indah itu melekat dalam benakku

aku teringat akan sebuah ucapan "jika suatu hari nanti aku telah tiada, janganlah buat aku dan orang tua kita bersedih, yakinlah apa yang kau lakukan, jangan takut dimarahi, karena hidup itu penuh dengan warna, tergantung kita yang akan memilih warna apa yang menjadi favorit kita"
masih lekat dalam benakku, masih selalu dalam ingatanku, dan masih selalu aku berusaha untuk tidak melupakannya, karena itu adalah pesan terakhir dari almh. my beloved sister :*

jika dikaji kembali, 
saat itu aku terlalu kecil untuk mendapat pesan seperti itu
aku terlalu polos untuk mengerti akan makna pesan itu
tapi entah kenapa saat itu air mataku menetes mendengar ucapannya
hingga saat itu sempat terjadi pekelahian kecil

setiap pagi, sudah menjadi rutinitasku untuk pergi sekolah
dengan keadaan keluarga yang biasa-biasa saja 
aku pergi dengan angkutan kota yang sudah menjadi sahabatku
debu, panas, dingin, sesak, antri, bau tidak sedap sudah menjadi bagian dalam keseharianku

sejak kecil, aku didik keras oleh orang tuaku
terutama sang AYAH, ayah bagiku adalah seorang SUPER MAN
ku akui aku mungkin jarang dan sangat jarang mengungkapkan isi hatiku padanya
bahkan mungkin di usiaku yang bisa dikatakan sudah mempunyai KTP, aku tidak pernah bercerita berduaan bersama ayahku,
karena tipe ayahku adalah ayah yang selalu yakin ANAKNYA PASTI BISA!
aku teringat akan ucapan "de, karena tinggal ngn papa pe anak, sekolah bae2 jangan bekeng malo orang tua, biar papa deng mama so nda ada rumah, yang penting ade sekolah" 
sampai detik ini, aku selalu berharap dapat membahagiakan mereka berdua
ayahku selalu memberikan apa yang ingin aku milikki, walaupun kadang tak sesuai harapanku tapi aku yakin dia selalu memberikan yang terbaik
ayahku tak pernah melarangku untuk mengikuti kegiatan "apapun" yang ingin aku lakukan
baginya, selagi itu bersifat positif dan berguna bagiku "terserah pa ade!" itulah yang menjadi jawabannya.
ayahku, seorang ayah yang jarang marah terhadap anak-anaknya, tapi jika sudah lewat batas kesabarannya, abislah kami semua :D
dan aku selalu BANGGA terhadap AYAHKU, dengan apa yang dia lakukan, dengan apa dia membahagiakan aku dan ibuku, dengan apa dia menafkahi kami, itu semua karena CINTA . .
bagiku AYAHKU ADALAH SUPER MAN di KEHIDUPANKU.


seorang ibu, jika mendengar kata IBU kebanyakan dari kita pasti langsung merinding dan apalah karena kebaikan ibu kepada kita.
ya! aku pun termasuk dalam sekian banyak orang tersebut yang dimana jika membahas kebaikan seorang ibu pasti tak pernah habis untuk selalu kita kaji .. 
ibuku, adalah seorang guru sejarah di sebuah SMA yang cukup terkenal di-Manado
aku dan kakakku adalah salah satu muridnya
ibuku yang berhati lembut, bagaikan malaikat selalu menjadi tempatku bersandar saat dimana aku lelah dengan segala rutinitas keseharianku di sekolah maupun di luar sekolah
sebagian besar dalam cerita hidupku, ibuku pasti mengetahuinya
tapi, tak pernah sedikit pun ibuku menceritakan kehidupannya dahulu,,
aku di besarkan dengan kedua orang tua yang HEBAT, salah satunya ibu,,
ibuku yang berhati lembut, yang menjadi tempat curhatku, yang selalu jadi sahabat terbaikku, koki terbaikku, bahkan jadi GURU terbaikku adalah Ibu yang selalu memberikan yang terbaik untuk anak dan suaminya bergitupun dengan orang-orang disekitarnya dengan caranya sendiri. dan aku selalu mencintainya :*

setiap pagi, sudah menjadi kebiasaan burukku untuk selalu terlambat bangun
dan sudah menjadi kebiasaan pagiku dari dapur sana mama sudah berteriak melantangkan suaranya "ella, so boleh bangun jo! somo jam 6, mo terlambat ngn"
itulah kalimat yang pasti pertama ku dengar saat ku buka mata pagi hari.
mungkin karena sudah terbiasa, setiap pagi jika ku sudah terbangun dahulu, pasti selalu ku tunggu kalimat itu meluncur ke gendang telingaku lalu langsung ku meluncur menuju kamar mandi.

karena aku tinggal anak semata wayangnya, akulah yang menjadi tumpuan mereka
apapun yang mereka inginkan, pastilah inginkan yang terbaik untuk diriku, terutama masalah SEKOLAH!
jujur saja, aku capek dengan rutinitasku tiap hari
mulai dari bangun pagi, sekolah, mengerjakan tugas, les, lomba, belum lagi jika semua persiapan belum matang, di tambah mungkin omelan dari guru2 dan orang tua.
aku capek dengan semua itu, aku capek selalu BERUSAHA TEGAR di depan orang tua,, guru2, bahkan teman-temanku.
aku capek dengan jabatanku sebagai seorang KETUA TEATER dalam ekskul Teater, aku capek selalu menjadi otak dalam semua rencana, aku capek dengan semua keputusan harus selalu aku yang memutuskan, aku punya otak, aku punya hati, tapi bisakah untuk tidak selalu dititik beratkan? bukankah kita semua memiliki hati, perasaan, bahkan kemampuan otak yang rata-rata?
aku capek! semuanya dititik beratkan kepadaku..

dengan latar belakangku seorang anak guru, bukan berarti aku gampang mendapatkan nilai sesuai harapan!
dengan mendapat wali kelas yang super ketat, bukan hal mudah untuk mendapat keuntungan itu semua,
bahkan menjadi seorang anak guru, haruslah bersikap baik, haruslah menjadi contoh buat yang lain, karena jika sedikit saja melakukan kesalahan, nama ibukulah yang menjadi taruhannya.
tapi aku tak pernah bermasalah dengan hal itu, menjadi seorang anak guru tak membuat hari-hariku menjadi terkekang, okeh lah! ada, tapi itu membuatku menjadi diri sendiri, menjadi apa adanya diriku :D

di luar semua masalah itu, aku bangga dengan kedua orang tuaku
aku bangga dengan semua yang ada pada diriku
bukannya aku tidak mensyukuri semua nikmat yang ALLAH SWT berikan,
tapi namanya manusia pastilah ada saat dimana perasaan JENUH menyelimuti hati ini. .


Senin, November 07, 2011

my sweet seventeen :)





 






itulah beberapa foto waktu ulang tahunku yang bertepatan festival Teater :))
terima kasihn guys
I'm very happy :)
thx God, Thx Guys :) 
love youuuuuuu :*